Terendam Air, Hektaran Tanaman Cabe Dicabut Petani

oleh
untuk menghindari kerugian lebih besar petani cabe menanen lebih awal

JOMBANG – Diguyur hujan semalam, ratusan hektar tanaman cabe milik puluhan petani di Kecamatan Bandar Kedung Mulyo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, terendam air. Banjir yang merendam lahan pertanian setingi lutut orang dewasa, membuat  sejumlah petani mencabut pohon cabe dan memanen cabe lebih awal. ini dilakukan untuk menghindari kerugian lebih besar, meski cabe yang dipanen belum waktunya.

Tanaman cabe milik puluhan petani di Desa Tinggar,Kecamatan Bandar Kedung Mulyo Kabupaten Jombang, terendam banjir.Bahkan, sejumlah petani terpaksa menggunakan ember untuk memanen hasil cabe dari lahan pertanian. karena debit air yang cukup tinggi.


Sejumlah petani mengaku. akibat terendam banjir ini. cabe di yang dipanen dihargai 50 persen lebih murah dibanding biasanya oleh tengkulak.


Rukin kepada Kilasrepublik.com mengatakan, saat ini harga cabe hanya 300 rupiah perkilogram. yang semestinya dicuaca biasa bisa mencapai 12 ribu perkilogram. belum lagi ditambah adanya cabe yang membusuk akibat semalam  terendam air banjir.” Akibat genangan air dan hujan semalam maka tanaman cabe yang ada di sawah kami kita panen lebih awal,” tuturnya.

Akibat genangan banjir ini, kerugian petani cabe mencapai ratusan juta rupiah. untuk mengurangi kerugian lebih besar. sejumlah petani memanen cabe di usia muda.(red)