Polisi Dobrak Pintu Evakuasi Pelaku Pembacokan ternyata ODGJ

oleh
petugas saat memasukkan pelaku kedalam mobil ambulance

Mojokerto, kilasrepublik.com – Pelaku penganiayaan terhadap Jamilin (60) warga Dusun Belahan, Desa Brayung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto diketahui merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Pelaku, Khusnul Khuluk (40) sempat dua kali menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ).

Nur Achiyat (60) mengatakan, pelaku atas nama Khusnul Khuluk (40) pernah menjalani perawatan di RSJ. “Sudah lama sakitnya, sakit tekanan jiwa tapi biasa. Dia tinggal sendiri di sini, dulu punya istri tapi cerai,” ungkapnya, 

Proses evaluasi mengeluarkan pelaku harus mendobrak pintu kamar. Selama kurang lebih satu jam, pelaku penganiayaan terhadap tetangganya sendiri hingga tewas berhasil dievakuasi petugas.

Kanit Reskrim Polsek Puri, Ipda Herry Setiyoko, dengan sejumlah anggota dibantu relawan mengevakuasi pelaku dari dalam kamar. Lantaran pelaku membawa senjata tajam (sajam) jenis clurit, membuat petugas harus ekstra hati-hati.

Setelah diberi makan, pelaku tak kunjung keluar kamar. Petugas kemudian masuk ke dalam rumah dan mencoba negosiasi dengan pelaku. Namun pelaku tetap tidak membuka pintu kamar sehingga petugas mendobrak pintu kamar menggunakan tendangan kaki.

Petugas berusaha meminta clurit namun gagal.

Meski pintu kamar sudah berhasil dibuka namun pelaku masih bersikukuh tak mau keluar dengan clurit yang masih dibawa. Pelaku justru mengancam petugas dengan mengayunkan clurit ke petugas. Petugas berusaha meminta clurit tersebut namun gagal.

Menggunakan kayu, petugas kemudian memukul pelaku hingga pelaku terjatuh namun masih dengan clurit di tangan. Kedua tangan pelaku masih mempertahankan clurit yang digenggam sehingga melukai telapak tangannya. Tak hanya pelaku, Kanit Reskrim Polsek Puri juga terluka di bagian tangan sebelah kanan. Petugas berhasil mengevakuasi pelaku dengan mengikat kedua tangannya ke arah belakang. Dengan menggunakan dragbar (tandu darurat) dan ambulance milik Puskesmas Puri, pelaku dibawa ke Puskesmas Puri, pelaku dilakukan rapid test.

Diberitakan sebelumnya, Jamilin (60)  meninggal dunia di tangan tetangganya sendiri. Korban meninggal saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam (RSI) Sakinah Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Korban warga Dusun Belahan, Desa Brayung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Sementara pelaku atas nama Khusnul Khuluk (40) yang merupakan tetangga korban. “Tetangga sebelahan rumah. Korban tinggal sendiri, sama istrinya cerai, punya anak satu,” ungkapnya.