Pendirian Pabrik Minuman Beralkohol, di Tolak Warga

oleh
sosialisasi Rencana Pendirian perusahaan minuman beralkohol PT Hardcorindo Semesta Jaya yang bertempat di kawasan NIP.

MOJOKERTO – Para perwakilan masyarakat dari lima desa di Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto yakni  Desa Ngoro, Desa Lolawang, Desa Sedati dan Desa Jedong, sepakat menolak pembangunan Pabrik minuman beralkohol. Masyarakat yang hadir di pendopo Kecamatan Ngoro, mulai dari warga, tokoh agama, Kepala Desa, Ulama serta unsur TNI-Polri juga memantau langsung sosialilasi berdirinya pabrik. Mereka mengecam rencana pendirian Perusahaan Minuman Beralkohol, PT Hardcorindo Semesta Jaya, di area Ngoro Industri Persada (NIP) (11/11).

Plt Camat Ngoro, H. Faizun, mengatakan, perwakilan lima desa itu dikumpulkan guna menggelar sosialisasi, terkait akan didirikanya perusahaan minuman beralkohol di kawasan NIP. Meskipun dari pihak management perusahaan telah memaparkan beberapa materi, termasuk tentang hasil produksi yang dihasilkan tidak dijual di wilayah Indonesia.  “Ini yang ngomong bukan mengatasnakan organisasi, tapi ini tokoh agama dan warga masyarakat sekitar,” ungkapnya. 

Plt Camat Ngoro Faizun, sepengetahuanya, perusahaan itu merupakan salah satu industri di Indonesia dibawah naungan Mayora. “Tapi disaat sosialisasi tadi, bahwa pabrik ini memproduksi minuman buah berakohol lebih dari 40%,” terangnya.

Ditemui terpisah Abdul Wahid Rozaq, Wakil Ketua MUI Kabupaten Mojokerto, mengatakan, dirinya mengutuk keras pembangunan perusahaan yang memproduksi minuman yang dilarang oleh agama islam. “Meskipun hasil pabrik tak dipasarkan di indonesia, Kami menolak, karena pabrik yang memproduksi barang haram,” katanya

Rozaq tak mau kecolongan kembali seperti kejadian puluhan tahun silam. Oleh sebab itu, ia tidak akan pernah memberikan restu kepada pihak perusahaan. “Kami harus melindungi anak-anak muda dari hal negatif, ini panggilan dakwah, panggilan jidah, tidak bisa ditawar,” tegasnya.

Sementara itu, manajemen perusahaan PT Hardcorindo Semesta Jaya saat dikonfirmasi usai sosialisasi rencana pendirian perusahaan minuman beralkohol PT Hardcorindo Semesta Jaya yang bertempat di kawasan Ngoro Industri Persada (NIP) enggan memberikan komentar terkait penolakan masyarakat.(red)