Kuli Bangunan Warga Kediri Edarkan Sabu 2,5 Kg Senilai Rp 3,75 Miliar Diringkus di Mojokerto

oleh
Kuli Bangunan Warga Kediri Edarkan Sabu 2,5 Kg Senilai Rp 3,75 Miliar Diringkus di Mojokerto

Mojokerto, kilasrepublik.com – Seorang kuli bangunan berinisial SH (32), asal Desa Putih, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu seberat 2,5 kg senilai Rp3,75 miliar.

Kapolres Mojokerto, AKBP Apip Ginanjar mengatakan, pelaku mendapatkan barang haram seberat 2,5 kg tersebut dari seorang bandar berinisial S di sebuah vila kawasan wisata Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Pelaku mengedarkan sabu dengan cara diecer sesuai arahan bandar ke wilayah Kecamatan Puri, Bangsal dan Mojoanyar. Pelaku mengedarkan sabu dengan harga Rp1,5 juta per gram, dikirim ke para pengedar dengan sistem ranjau.

Pelaku mengenal bandar berinisial S saat mengedarkan pil double L selama dua tahun. Ia dijanjikan keuntungan Rp 15 juta untuk setiap 1 kg sabu yang berhasil didistribusikan ke para pengedar. Total upah yang akan ia terima dari distribusi 2,5 kg sabu tersebut mencapai Rp37,5 juta.

“Anggota Satresnarkoba melakukan penangkapan terhadap saudara SH di sebuah rumah kos di wilayah Kecamatan Mojoanyar. Didapati barang bukti sabu seberat 850 gram,” kata Apip.

Narkotika disimpan dalam satu plastik berisi sabu 150 gram yang dibungkus kertas warna cokelat dan satu plastik berisi sabu 700 gram dengan total seberat 850 gram atau senilai Rp1,275 miliar.

Tersangka dijerat dengan Pasal 112 dan 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.