KBS Surabaya Banjir Pengunjung, Liburan Tahun Baru 2021

oleh
KBS Surabaya Banjir Pengunjung, Liburan Tahun Baru 2021
Kebun Binatang Surabaya dipadati ribuan wisatawan dari dalam dan luar kota

Surabaya, kilasrepublik.com

Humas KBS Agus Supangkat, kepada kilasrepublik.com mengatakan, tercatat sekitar 3000 pengunjung sudah menghabiskan waktunya demi melihat berbagai macam koleksi satwa. Pihaknya sudah menyiapkan sejumlah antisipasi guna memutus mata rantai penularan Covid 19.

” Kalau bisa pembelian tiket dilakukan secara online, untuk menghindari kerumunan. Tetap ikuti protokol kesehatan yang ada di KBS silahkan pengunjung terlebih dahulu pesan tiket secara online di melalui website www.surabayazoo.co.id. Pesanlah tiket sebelum memulai kunjungan,” ujarnya.

Lanjut Agus, pihaknya juga membuka tiga loket masuk untuk mencegah adanya kerumunan pengunjung. Harga tiket masuk ini dikenakan biaya Rp 15 ribu saja. Selain itu. Tiga loket tersebut berada di pintu utama KBS, pintu parkir, dan pintu selatan KBS yang dekat dengan Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ).

“Kami buka tiga loket untuk menghindari adanya kerumunan, karena saat ini masih pandemi. Jadi masyarakat biar nggak antri,” kata Agus.

Agus memperkirakan, jumlah pengunjung bisa meningkat sebanyak 4000 hingga batas waktu penutupan KBS. Apalagi, saat ini merupakan puncak natal dan tahun baru.

“Kami tetap menjaga protokol kesehatan, jadi jangan terlalu khawatir. Tetap menekankan protokol kesehatan ketat untuk pengunjung dan petugas. Wajib masker jaga jarak, cek suhu, dan cuci tangan. Untuk petugas di pelayanan wajib memakai face shield dan sarung tangan,” jelasnya.

Jika terjadi lonjakan, ada sistem buka tutup. Kapasitas kami lima ribu per hari, kalau nanti sudah lima ribu pengunjung yang datang akan ditutup sementara dan dibuka kembali saat pengunjung sudah berkurang.

“Bagi pengunjung yang suhu tubuhnya di atas 37.5 derajat tidak diperkenankan masuk dan diarahkan ke ruang tenaga medis. Pengunjung juga harus mengikuti rute atau penunjuk arah yang telah ditetapkan. Terus kami tidak mengijinkan pengunjung menggelar tikar di area KBS” pungkasnya.(tim/red)