27 Titik Masuk Kota Mojokerto Ditutup Jelang Pergantian Tahun 2021

oleh
27 Titik Masuk Kota Mojokerto Ditutup Jelang Pergantian Tahun 2021
Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriyadi dalam Konferensi Pers Anev Kamtibmas Akhir Tahun 2020

Mojokerto, kilasrepublik.com – Sebanyak 27 titik masuk ke Kota Mojokerto akan dilakukan penutupan. Bagi masyarakat luar Kota Mojokerto dilarang masuk ke Kota Mojokerto mulai pukul 19.00 WIB sampai dengan 24.00 WIB pada tanggal 31 Desember 2020 di malam pergantian tahun 2021.

Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriyadi mengatakan, hasil rapat Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Percepatan Covid-19 Kota Mojokerto, rencananya ada sebanyak 27 titik masuk akses ke Kota Mojokerto akan dilakukan penutupan. “Yakni mulai pukul 19.00 WIB – 24.00 WIB,” ungkapnya, Rabu (30/12)

Untuk menjaring masyarakat yang berpergian atau melintas di Kota Mojokerto. Hanya warga Kota Mojokerto yang dibolehkan masuk di jam-jam tersebut. Untuk mendukung upaya tersebut, pihaknya akan memasang banner arus lalu lintas di 27 titik akses masuk Kota Mojokerto.

“Jika warga kota bisa melintas atau masuk, tapi untuk warga luar tidak boleh melintas. Selain itu, kita juga melarang adanya penjualan miras, kembang api, petasan dan terompet. Kita sudah berikan himbauan dan sosialisasi di titik-titik yang biasanya ada tempat penjualan baik miras, kembang api, petasan dan terompet,” ujarnya.

Seperti Alun-alun dan Benteng Pancasila (Benpas) akan dilakukan penutupan total. Penjualan minuman keras (miras) kembang api, petasan dan terompet maka pihaknya akan melakukan penindakan dan dilakukan proses oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Di tempat pemusatan masyarakat, akan dilakukan penutupan total, tidak ada warga satupun boleh masuk di tempat tersebut. Pelaku usaha cafe atau wisata juga kita himbau agar tidak buka pada tanggal 31 Desember 2020 dan 1 Januari 2021. Selain itu, kita juga menginventarisir pelanggaran knalpon brong. Satlantas dibekali Undang-undang untuk melakukan penindakan,” pungkasnya. (red)